Lompat ke isi
Efek Nusantara

Komposisi sektor · 18 lapangan usaha

Pertambangan Penajam Paser Utara tidak runtuh. Konstruksinya yang membengkak.

Porsi pertambangan dalam ekonomi Penajam Paser Utara jatuh dari 28,7 persen ke 15,6 persen setelah 2022. Angka tersebut mudah dibaca sebagai keruntuhan sektor tambang, dan pembacaan itu keliru. Nilai riil pertambangan di kabupaten tersebut justru naik 12 persen. Yang terjadi adalah dilusi: sektor konstruksi tumbuh begitu cepat sampai porsi semua sektor lain mengecil tanpa ada satu pun yang benar-benar menyusut.

Empat penopang yang seimbang, lalu satu menelan sisanya

Sebelum 2022, ekonomi Penajam Paser Utara bertumpu pada empat sektor dengan porsi yang cukup berimbang: pertambangan 28,7 persen, pertanian 21,2 persen, industri pengolahan 16,2 persen, konstruksi 11,3 persen. Empat tahun setelah pembangunan IKN dimulai, konstruksi sendirian menempati 42,2 persen.

Komposisi PDRB Penajam Paser Utara menurut lapangan usaha

Distribusi atas dasar harga berlaku, persen dari total

Pangsa konstruksi PPU naik dari sekitar 11 persen menjadi 42 persen rata-rata pasca 2022, menekan pangsa relatif seluruh sektor lain.

0%10%20%30%40%50%60%70%80%90%100%20162018202020222024Konstruksi 52%Pertambangan 11%Pertanian 13%Industri pengolahan 9%Sektor lainnya 15%

Empat sektor terbesar ditampilkan terpisah; sisanya digabung. Pangsa selalu berjumlah 100%, jadi naiknya satu sektor otomatis menurunkan pangsa yang lain — itulah sebabnya grafik ini saja tidak cukup untuk menyimpulkan ada sektor yang menyusut.

Komposisi PDRB Penajam Paser Utara menurut lapangan usaha — data tabel
TahunKelompok sektorPangsa (%)
2015Pertanian21,19
2015Sektor lainnya21,44
2015Pertambangan32,00
2015Industri pengolahan15,44
2015Konstruksi9,93
2016Pertanian21,40
2016Sektor lainnya22,09
2016Pertambangan29,69
2016Industri pengolahan17,16
2016Konstruksi9,67
2017Pertanian20,73
2017Sektor lainnya21,75
2017Pertambangan30,60
2017Industri pengolahan17,06
2017Konstruksi9,88
2018Pertanian20,28
2018Sektor lainnya22,45
2018Pertambangan30,79
2018Industri pengolahan15,89
2018Konstruksi10,58
2019Pertanian20,33
2019Sektor lainnya23,42
2019Pertambangan29,37
2019Industri pengolahan15,49
2019Konstruksi11,38
2020Pertanian21,80
2020Sektor lainnya24,09
2020Pertambangan25,31
2020Industri pengolahan16,17
2020Konstruksi12,64
2021Pertanian22,68
2021Sektor lainnya23,20
2021Pertambangan23,29
2021Industri pengolahan16,09
2021Konstruksi14,74
2022Pertanian19,51
2022Sektor lainnya20,53
2022Pertambangan22,72
2022Industri pengolahan13,43
2022Konstruksi23,81
2023Pertanian15,25
2023Sektor lainnya17,22
2023Pertambangan16,79
2023Industri pengolahan10,25
2023Konstruksi40,49
2024Pertanian12,26
2024Sektor lainnya14,55
2024Pertambangan12,53
2024Industri pengolahan8,20
2024Konstruksi52,46
2025Pertanian12,76
2025Sektor lainnya15,42
2025Pertambangan10,51
2025Industri pengolahan9,25
2025Konstruksi52,06

Porsi mengecil, nilainya tetap naik

Grafik di atas memakai porsi, dan porsi selalu berjumlah 100 persen — kalau satu sektor naik, sisanya pasti turun secara aritmetika. Untuk tahu apakah ada sektor yang benar-benar menyusut, nilainya harus dilihat dalam rupiah, bukan persentase. Grafik berikut memakai harga konstan, sehingga kenaikan harga tidak ikut terhitung. Hasilnya: seluruh sektor besar di Penajam Paser Utara tumbuh positif antara 2021 dan 2025. Tidak ada satu pun yang negatif.

Pertumbuhan nilai riil per sektor, Penajam Paser Utara

PDRB atas dasar harga konstan, perubahan 2021 → 2025

Seluruh sektor besar tumbuh positif antara 2021 dan 2025. Konstruksi tumbuh sekitar 651 persen, jauh melampaui sektor lain yang tumbuh 8 sampai 41 persen.

Pertanian, Kehutanan, dan PeriPertambangan dan PenggalianIndustri PengolahanJasa PendidikanPerdagangan Besar dan EceranTransportasi dan PergudanganJasa KeuanganReal EstateInformasi dan KomunikasiAdministrasi Pemerintahan, PerJasa LainnyaKonstruksi0100200300400500600pertumbuhan nilai riil 2021 → 2025 (%)+8%+12%+16%+20%+41%+45%+46%+48%+50%+55%+62%+651%

Hanya sektor dengan nilai dasar di atas 40 miliar rupiah yang ditampilkan, supaya persentase tidak menyesatkan karena basis terlalu kecil.

Pertumbuhan nilai riil per sektor, Penajam Paser Utara — data tabel
Sektor2021 (Miliar Rp)2025 (Miliar Rp)Pertumbuhan (%)
A. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan1.3431.4487,9
B. Pertambangan dan Penggalian1.7391.94311,7
C. Industri Pengolahan9451.09816,2
P. Jasa Pendidikan23528320,5
G. Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor63589440,7
H. Transportasi dan Pergudangan11316545,2
K. Jasa Keuangan527645,9
L. Real Estate9113547,6
J. Informasi dan Komunikasi12618950,1
O. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib22534854,8
R,S,T,U. Jasa Lainnya569161,7
F. Konstruksi8846.642651,3
Istana Garuda dan Istana Negara IKN dilihat dari sela patung sayap garuda.
Istana Garuda, bagian dari belanja konstruksi yang menopang pertumbuhan Penajam Paser Utara. Foto: Otorita Ibu Kota Nusantara

Antara 2021 dan 2025, konstruksi menambah 5.758 miliar rupiah ke ekonomi Penajam Paser Utara. Seluruh sektor lain digabung menambah 1.108 miliar.

Perbandingannya sekitar 5,2 banding satu. Pertumbuhan daerah ini praktis adalah satu proyek.

Balikpapan, Samarinda, dan Kutai Kartanegara nyaris tidak kebagian

Ketiga daerah tersebut disebut wilayah penyangga IKN: Balikpapan pintu masuk udara dan lautnya, Samarinda ibu kota provinsi, Kutai Kartanegara tetangga langsung kawasan IKN. Kalau pembangunan ibu kota benar-benar menghidupkan wilayah sekitarnya, porsi konstruksi di ketiganya semestinya ikut naik berarti. Yang terjadi: Samarinda naik 1,7 poin persen, Kutai Kartanegara 0,9 poin, dan Balikpapan justru turun 0,8 poin.

Pangsa sektor konstruksi, pra dibanding pasca

Rata-rata 2015–2021 (lingkaran kosong) dibanding 2022–2025 (lingkaran penuh)

Penajam Paser Utara naik 30,9 poin persen, sementara tiga wilayah penyangga lain bergerak antara turun 0,9 dan naik 1,7 poin persen.

BalikpapanKutai KartanegaraSamarindaPenajam Paser Utara051015202530354045pangsa konstruksi terhadap PDRB (%) →-0,9 pp+0,9 pp+1,7 pp+30,9 pp

Perbedaan sebesar ini menyiratkan aktivitas konstruksi IKN sebagian besar tercatat di wilayah proyeknya sendiri, belum melebar sebagai kegiatan pembangunan di kota sekitarnya.

Pangsa sektor konstruksi, pra dibanding pasca — data tabel
WilayahPra (%)Pasca (%)Perubahan (pp)
Balikpapan15.9215.07-0.85
Kutai Kartanegara7.938.850.91
Samarinda20.822.511.72
Penajam Paser Utara11.2642.230.94

Pertanyaan yang tersisa

Konstruksi menurut sifatnya berhenti. Bangunan selesai dibangun. Kalau 42% ekonomi sebuah kabupaten adalah kegiatan membangun, pertanyaannya bukan seberapa tinggi angkanya sekarang, melainkan apa yang tersisa sesudahnya.

Data ini belum bisa menjawab itu — pangsa konstruksi baru mulai melandai di 2025, dan satu titik belum membentuk tren. Yang bisa dikatakan: basis non-konstruksi tumbuh jauh lebih pelan daripada proyeknya.

Lihat data mentah, metode, dan keterbatasannya →