Lompat ke isi
Efek Nusantara

Analisis data · Kalimantan Timur · 2015–2026

Data BPS diperbarui terakhir 21 Juli 2026

Sejak IKN dibangun di Sepaku, ekonomi Penajam Paser Utara tumbuh 20 persen setahun

Pemerintah mulai membangun Ibu Kota Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, pada 2022. Sejak itu, produk domestik regional bruto kabupaten tersebut naik rata-rata 20,3 persen per tahun. Tujuh tahun sebelumnya, angkanya 0,28 persen — praktis diam di tempat.

Tulisan ini memeriksa tiga hal dari angka tersebut: berapa besar lonjakannya dibanding kabupaten lain di Kalimantan Timur yang tidak kebagian proyek IKN, dari sektor apa pertumbuhan itu datang, dan apakah masih berlangsung. Seluruh angkanya berasal dari Badan Pusat Statistik.

Kawasan Sumbu Kebangsaan IKN pada sore hari, dengan Istana Garuda dan Istana Negara di kejauhan serta bangunan perkantoran bertingkat di sisi kanan.
Kawasan inti IKN di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara. Foto: Otorita Ibu Kota Nusantara

Peta Kalimantan Timur. Kawasan inti IKN berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, di pesisir selatan provinsi, berbatasan dengan Balikpapan di tenggara dan Kutai Kartanegara di utara. Enam kabupaten pembanding tersebar di bagian tengah dan utara provinsi.

Sepaku — kawasan inti IKNBalikpapanSamarinda
Logo Ibu Kota Nusantara

Ibu Kota Nusantara ditetapkan lewat UU 3/2022 dan dibangun di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara.

Tiga kelompok yang dibandingkan

  • Penajam Paser Utara lokasi IKN
  • Tiga wilayah penyangga Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara
  • Enam kabupaten pembanding tidak kebagian proyek IKN

Batas wilayah: geoBoundaries (BPS via HDX/OCHA), CC BY 3.0 IGO.

0,28% → 20,3%
pertumbuhan ekonomi PPU per tahun, sebelum dan sesudah 2022
11% → 42%
porsi sektor konstruksi dalam ekonomi PPU
5,3% → 2,6%
pengangguran terbuka di PPU

Setengah ekonomi kabupaten itu adalah kegiatan membangun

Badan Pusat Statistik memecah PDRB menjadi 18 lapangan usaha — pertanian, pertambangan, perdagangan, konstruksi, dan seterusnya. Sebelum IKN, konstruksi menyumbang sekitar sepersepuluh ekonomi Penajam Paser Utara, porsi yang wajar untuk kabupaten seukuran itu. Pada 2024, porsinya 52,5 persen. Lebih dari separuh nilai yang dihasilkan kabupaten tersebut datang dari orang membangun sesuatu.

Pangsa sektor konstruksi terhadap PDRB Penajam Paser Utara

Distribusi PDRB atas dasar harga berlaku, persen

Pangsa konstruksi PPU naik dari sekitar 9,9 persen pada 2015 menjadi puncak 52,5 persen pada 2024.

0%5%10%15%20%25%30%35%40%45%50%55%60%20162018202020222024UU IKN disahkan52,5%

Garis putus-putus menandai pengesahan UU IKN, Februari 2022.

Pangsa sektor konstruksi terhadap PDRB Penajam Paser Utara — data tabel
TahunPangsa konstruksi (%)
20159.93
20169.67
20179.88
201810.58
201911.38
202012.64
202114.74
202223.81
202340.49
202452.46
202552.06

Sepuluh kabupaten tetangga tidak mengalaminya

Angka 20 persen baru berarti kalau ada pembandingnya. Grafik berikut memuat seluruh 11 kabupaten dan kota di Kalimantan Timur dengan skala sumbu yang sama persis. Sepuluh di antaranya bergerak di kisaran 0 sampai 10 persen setahun — kisaran normal untuk daerah di provinsi ini. Penajam Paser Utara menembus 30 persen.

Laju pertumbuhan PDRB atas dasar harga konstan, per kabupaten/kota

Persen per tahun, 2015–2025 · diurutkan dari rata-rata tertinggi pasca 2022

Panel kecil laju pertumbuhan 11 kabupaten/kota Kalimantan Timur. Penajam Paser Utara mencapai sekitar 30 persen pada 2023 dan 2024, sementara wilayah lain berada di bawah 10 persen.

0%10%20%30%0%10%20%30%0%10%20%30%0%10%20%30%0%10%20%30%0%10%20%30%2016202420162024Penajam Paser UtaraBalikpapanKutai BaratBerauMahakam UluBontangSamarindaKutai TimurKalimantan TimurKutai KartanegaraPaser

Jingga: Penajam Paser Utara. Teal: wilayah penyangga (Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara). Abu: kabupaten/kota pembanding.

Laju pertumbuhan PDRB atas dasar harga konstan, per kabupaten/kota — data tabel
WilayahTahunLaju (%)
Paser2015-0.89
Paser2016-4.98
Paser20171.17
Paser20183.69
Paser20193.99
Paser2020-2.86
Paser20215.39
Paser20221.1
Paser20231.38
Paser20243.77
Paser20253.61
Kutai Barat2015-1.5
Kutai Barat2016-0.83
Kutai Barat20173.64
Kutai Barat20185.06
Kutai Barat20195.69
Kutai Barat2020-2.87
Kutai Barat20214.19
Kutai Barat20224.78
Kutai Barat20235.82
Kutai Barat20247.56
Kutai Barat20255.46
Kutai Kartanegara2015-7.17
Kutai Kartanegara2016-1.97
Kutai Kartanegara20171.63
Kutai Kartanegara20182.16
Kutai Kartanegara20193.92
Kutai Kartanegara2020-4.21
Kutai Kartanegara20212.68
Kutai Kartanegara20223.7
Kutai Kartanegara20235.13
Kutai Kartanegara20245.61
Kutai Kartanegara20253.43
Kutai Timur20151.43
Kutai Timur2016-1.08
Kutai Timur20173.28
Kutai Timur20182.38
Kutai Timur20198.17
Kutai Timur2020-3.08
Kutai Timur2021-0.89
Kutai Timur20225.58
Kutai Timur20237.71
Kutai Timur20249.82
Kutai Timur20251.05
Berau20155.94
Berau2016-1.7
Berau20173.01
Berau20182.07
Berau20195.63
Berau2020-3.32
Berau20215.36
Berau20223.95
Berau20235.44
Berau20247.28
Berau20252.48
Penajam Paser Utara20150.14
Penajam Paser Utara2016-0.47
Penajam Paser Utara20172.44
Penajam Paser Utara20181.28
Penajam Paser Utara20192.61
Penajam Paser Utara2020-2.34
Penajam Paser Utara2021-1.69
Penajam Paser Utara202214.49
Penajam Paser Utara202329.4
Penajam Paser Utara202430.68
Penajam Paser Utara20256.52
Mahakam Ulu20153.32
Mahakam Ulu20163.41
Mahakam Ulu20174.29
Mahakam Ulu20185.4
Mahakam Ulu20195.52
Mahakam Ulu2020-0.22
Mahakam Ulu20211.27
Mahakam Ulu20220.91
Mahakam Ulu20232.8
Mahakam Ulu20243.6
Mahakam Ulu20255.11
Balikpapan20151.19
Balikpapan20164.92
Balikpapan20173.84
Balikpapan20184.97
Balikpapan20194.99
Balikpapan2020-0.91
Balikpapan20214.57
Balikpapan20224.96
Balikpapan20236.49
Balikpapan20243.23
Balikpapan202510.24
Samarinda20150.04
Samarinda20160.56
Samarinda20173.85
Samarinda20184.96
Samarinda20195
Samarinda2020-0.99
Samarinda20212.78
Samarinda20226.6
Samarinda20238.62
Samarinda20248.66
Samarinda20256.22
Bontang20154.36
Bontang2016-1.39
Bontang20170.55
Bontang2018-4.08
Bontang2019-2.15
Bontang2020-2.74
Bontang20211.6
Bontang20222.46
Bontang20234.16
Bontang2024-2.51
Bontang20253.21
Kalimantan Timur2015-1.2
Kalimantan Timur2016-0.38
Kalimantan Timur20173.13
Kalimantan Timur20182.64
Kalimantan Timur20194.7
Kalimantan Timur2020-2.9
Kalimantan Timur20212.55
Kalimantan Timur20224.48
Kalimantan Timur20236.22
Kalimantan Timur20246.17
Kalimantan Timur20254.53

Berapa yang benar-benar di luar kebiasaan

Kalimantan Timur secara keseluruhan memang membaik setelah 2021, sebagian besar karena harga batu bara melonjak. Jadi sebagian kenaikan Penajam Paser Utara belum tentu berasal dari IKN. Untuk memisahkannya, grafik berikut menghitung selisih rata-rata pertumbuhan tiap daerah antara 2015–2021 dan 2022–2025. Kalau seluruh provinsi terangkat bersama, seluruh batang akan bergerak bersama pula. Batang Penajam Paser Utara empat kali lipat batang tertinggi berikutnya.

Perubahan laju pertumbuhan, pra dibanding pasca

Selisih rata-rata 2022–2025 terhadap 2015–2021, dalam poin persen

Penajam Paser Utara naik 20,0 poin persen, jauh di atas seluruh wilayah lain di Kalimantan Timur.

Mahakam UluPaserBerauBontangBalikpapanKutai BaratKalimantan TimurKutai TimurKutai KartanegaraSamarindaPenajam Paser Utara0+2+4+6+8+10+12+14+16+18perubahan rata-rata laju pertumbuhan, pra → pasca (poin persen)-0,2+1,7+2,4+2,4+2,9+4,0+4,1+4,6+4,9+5,2+20,0

Setelah dikurangi rata-rata kelompok pembanding, selisih Penajam Paser Utara tinggal +17,5 poin persen — tetap yang terbesar. Kelompok pembanding didominasi ekonomi batu bara yang ikut terangkat harga 2021–2022, jadi angka ini cenderung meremehkan, bukan melebih-lebihkan.

Perubahan laju pertumbuhan, pra dibanding pasca — data tabel
WilayahPra (%)Pasca (%)Selisih (pp)
Mahakam Ulu3.283.1-0.18
Paser0.792.461.68
Berau2.434.792.36
Bontang-0.551.832.38
Balikpapan3.376.232.86
Kutai Barat1.915.913.99
Kalimantan Timur1.225.354.13
Kutai Timur1.466.044.58
Kutai Kartanegara-0.424.474.89
Samarinda2.317.525.21
Penajam Paser Utara0.2820.2719.99

Uji sendiri pilihan pembandingnya

Hasil di atas memakai enam kabupaten/kota non-penyangga sebagai pembanding. Coba keluarkan mana pun — angkanya dihitung ulang seketika.

Pilih wilayah pembanding
+20.0
Penajam Paser Utara
+2.5
rata-rata pembanding (6 wilayah)
+17.5 pp
selisih setelah dikurangi pembanding

Dari seluruh 63 kombinasi pembanding yang mungkin, selisihnya berkisar antara +15.4 dan +20.2 poin persen. Temuannya tidak bergantung pada pilihan pembanding tertentu.

Kemiskinan tidak turun sebanding

Ekonomi Penajam Paser Utara naik 20 persen setahun. Pertanyaan berikutnya: apakah warganya ikut naik. Dua ukuran yang paling langsung menjawab itu adalah tingkat pengangguran terbuka dan persentase penduduk miskin. Yang pertama membaik cukup berarti. Yang kedua nyaris tidak bergerak setelah dibandingkan dengan kabupaten pembanding.

Penduduk miskin di Penajam Paser Utara

7,51% 6,67%

selisih -0,84 poin · setelah dikurangi kelompok pembanding: -0,56 poin

Turun, tapi kelompok pembanding juga turun. Setelah dikurangi tren mereka, sisanya kecil.

Pengangguran terbuka di Penajam Paser Utara

5,31% 2,62%

selisih -2,68 poin · setelah dikurangi kelompok pembanding: -1,51 poin

Ini perbaikan yang nyata — konsisten dengan penyerapan tenaga kerja konstruksi.

Lonjakan itu sudah berhenti

Seluruh angka di atas adalah rata-rata empat tahun, dan rata-rata menyembunyikan kapan sesuatu terjadi. BPS juga menerbitkan PDRB per triwulan. Data itu menunjukkan pertumbuhan ekonomi Penajam Paser Utara jatuh dari 24,0 persen pada triwulan pertama 2025 ke 0,2 persen pada triwulan keempat. Nilai ekonominya sendiri tidak menyusut — berhenti bertambah.

45,8%
puncak pertumbuhan triwulanan (2024 Q2)
0,2%
triwulan terakhir 2025
4 triwulan
level mendatar tanpa turun

Lihat kapan persisnya momentum berbalik →

Yang tidak bisa disimpulkan dari sini

Tulisan ini tidak membuktikan IKN menyebabkan pertumbuhan tersebut. Untuk klaim sebab-akibat dibutuhkan uji tren paralel dan inferensi statistik, dan keduanya tidak dilakukan di sini — jumlah kabupatennya terlalu sedikit. Yang disajikan adalah selisih antar-daerah yang disusun serapi mungkin, beserta hal-hal yang bisa membuatnya keliru.

Satu yang paling perlu diketahui pembaca: BPS memproyeksikan penduduk Penajam Paser Utara melonjak dari 178 ribu ke 523 ribu jiwa antara 2020 dan 2026, karena proyeksi tersebut sudah memasukkan asumsi perpindahan penduduk ke IKN. Setiap indikator yang dibagi jumlah penduduk — PDRB per kapita, misalnya — ikut mewarisi asumsi itu.

Lihat data mentah, metode, dan keterbatasannya →